SERANGAN SETAN DAN KERUNTUHAN USAHA


SERANGAN IBLIS DAN SETAN-SETAN

Beberapa waktu belakangan ini makin banyak saja pengusaha Kristen yang mengalami kemunduran dan keruntuhan usaha (bisnis). Bahkan beberapa dari mereka telah makin dibelenggu oleh hutang. Di sisi lain, pekerjaan iblis dan setan-setan telah mengalami peningkatan dan percepatan di seluruh dunia. Pertanyaan yang perlu kita renungkan adalah: "Adakah hubungan antara kedua hal tersebut?" Jawabannya tentu saja ada. Memang penyebab kemunduran dan keruntuhan sebuah usaha ada beberapa sebab, namun yang justru sering lewat dari perhatian kita adalah 'SERANGAN KUASA GELAP'. Kita tentu sangat mengenal firman berikut:

Yohanes 10:10, "Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan."

Pernahkah terpikir oleh kita, bahwa pengusaha-pengusaha Kristen yang usahanya mengalami kemunduran dan keruntuhan, disebabkan oleh kalahnya mereka pada kuasa gelap?! Dengan kata lain kuasa gelap telah berhasil menyerbu masuk dalam bisnis mereka.

Ayub 1:3, "Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur."

Contoh gamblang tentang hancurnya bisnis seorang pengusaha karena serangan iblis yang diberitakan Alkitab, adalah yang dialami oleh Ayub. Ayub disebut Alkitab sebagai orang yang terkaya di "sebelah timur", namun dalam waktu singkat bisnis dan kekayaannya hampir seluruhnya lenyap ... yang tersisa hanya rumah, isteri juga beberapa budak.


Bila kita membaca kisah Ayub dalam Alkitab, maka kita akan temukan bahwa untuk menghancurkan bisnis dan investasi Ayub di dunia kerja, iblis mendatangkan bencana alam juga menggerakkan perampok dan orang-orang jahat untuk merampas aset bisnis Ayub. (Baca Ayub 1:13-20)


FAKTA LAIN DUNIA KERJA

Pekerjaan setan setan di dunia kerja tidak bisa diabaikan. Mahluk-mahluk ini adalah pribadi-pribadi yang sangat jahat, kehadiran mereka dalam dunia usaha adalah fakta lain yang harus diperhatikan oleh kaum pengusaha. Dengan jelas Yohanes 10: 10a memperlihatkan bahwa iblis tidak akan berhenti pada satu tingkat kejahatan. Bila kita tidak menyadari kehadirannya, maka pekerjaan iblis akan masuk pada tingkat selanjutnya, begitu seterusnya. Puncak pekerjaan iblis adalah "membinasakan". Maka bila iblis telah berhasil masuk dalam usaha/bisnis seseorang, maka bisnis tersebut akan binasa.

Yang seringkali tidak disadari oleh kaum usahawan Kristen adalah kebenaran berikut: ketika mereka memulai sebuah usaha, mereka akan langsung berhadapan dengan iblis dan setan-setan. Perlu diketahui, iblis sangat kuatir dan panik bila para pengusaha Kristen yang mengerti kebenaran mengalami keberhasilan. Mengapa? Iblis tahu betul bahwa bisnis & kekayaan para pengusaha tersebut akan menjadi 'senjata' yang akan menghancurkan pekerjaan iblis di bumi.

Yoel 3:10, "Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: "Aku ini pahlawan!"

Di hari-hari ini iblis (setan-setan) sedang menyerbu kaum usahawan Kristen di dunia. Iblis dan malaikat-malaikat nya makin berusaha menghambat, mengalahkan serta menghancurkan mereka. Dunia kerja (market place) hari-hari ini sedang menjadi salah satu perhatian iblis. Sudah urjen bagi kaum pengusaha Kristen untuk mengerti dan memenangkan peperangan rohani di dunia kerja.

1 Petrus 5:8, "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya."

Saran hikmat >> pengusaha Kristen segera mempelajari bagaimana caranya mengusir dan menghancurkan setan-setan.



CARA JITU MENABUNG DAN MENOLAK GODAAN

Menghemat uang dan manajemen keuangan sangat penting dalam kehidupan seseorang. Tetapi sayangnya hanya sedikit orang yang tahu bagaimana mengelola anggaran rumah tangga mereka dengan baik, akibatnya mereka sulit untuk menabung.
>> read more


BACA JUGA

KUTUK KEMISKINAN

KUTUK KEMISKINAN